SEBAR ! SIAPA VERONICA KOMAN LIAU ?? Jangan Salah Ini Bukan Ahoker Vs Ahoker !!

WARTABALI.NET - Video yang diviralkan oleh kubu Sebelah mengenai orasi yang mana menyebutkan Rezim Jokowi Lebih Parah Dari rezim SBY ini sungguh menuai kritikan tajam, bagaimana bisa kubu Ahok berbentur dengan kubu Jokowi, padahal mereka adalah satu paket lengkap yang mana mestinya banyak orang paham, bahwa jika mereka berbentur itu pasti karena ulah politik yang ingin melemahkan citra mereka, dan ini tidak sampai disini, kasus Ahok dan lain lainnya adalah awal pertama, Mari kita simak keleluruhan

WARTABALI.NET - Video yang diviralkan oleh kubu Sebelah mengenai orasi yang mana menyebutkan Rezim Jokowi Lebih Parah Dari rezim SBY ini sungguh menuai kritikan tajam, bagaimana bisa kubu Ahok berbentur dengan kubu Jokowi, padahal mereka adalah satu paket lengkap yang mana mestinya banyak orang paham, bahwa jika mereka berbentur itu pasti karena ulah politik yang ingin melemahkan citra mereka, dan ini tidak sampai disini, kasus Ahok dan lain lainnya adalah awal pertama, Mari kita simak keleluruhan



MENDAGRI INGIN KLARIFIKASI DARI WANITA VKL YANG HINA REZIM JOKOWI

- Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tetap menuntut klarifikasi dari seorang wanita berinisial VKL yang mengkritik Presiden Joko Widodo.

Hal itu tetap dilakukan meski langkah Tjahjo dikritik berbagai pihak.

"Silahkan lihat videonya itu saja. Silahkan dengar video omongannya dia. Pantas enggak sebagai orang terpelajar bersimpati kepada Pak Ahok," kata Tjahjo kepada Kompas.com, Jumat (12/5/2017).

Tjahjo berujar, VLK punya hak untuk mengkritik Presiden Jokowi.

Hanya, kata Tjahjo, pesan yang ada di dalam video itu bisa ditangkap oleh masyarakat seakan-akan VLK menyalahkan Jokowi.

"Itu hak dia (VLK), tapi kenapa membawa-bawa rezim Pak Jokowi. Menuduh-menuduh Pak Jokowi. Yang ditangkap orang kan dari video itu kan seolah-olah yang salah pak Jokowi," kata dia.

Tjahjo juga beralasan bahwa wajar saja jika ia reaktif menanggapi kritik ke Presiden Jokowi.

Sebab, ia adalah bagian dari rezim pemerintahan saat ini.

"Saya hanya minta klarifikasi, saya bagian dari rezim Pak Jokowi. Wajar kan. Kalau Anda saya maki-maki pasti nanya apa salah saya," ujar dia.

"Lah, ini saya tanya apa salah Pak Jokowi di mana? Sampai begitu vulgar beredar di video. Itu saja," lanjutnya.

Dalam sebuah video yang beredar, VKL mengatakan bahwa rezim pemerintahan Jokowi adalah rezim yang lebih parah dari rezim pemerintah era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Hari ini membela Ahok karena, bahwa ini adalah keadilan yang diinjak-injak. Rezim Jokowi adalah rezim yang lebih parah dari rezim SBY," ujar VKL dalam video tersebut.

Kementerian Dalam Negeri pun telah mengirimkan surat kepada VKL ke alamat rumahnya untuk segera membuat permintaan maaf secara terbuka.

Surat itu dikirimkan Kemendagri, imbas orasi VKL tersebut yang mengkritik Presiden Joko Widodo, usai vonis dua tahun untuk Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Bahkan, Kemendagri melalui Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengancam membawa masalah ini ke jalur hukum, jika VKL dalam sepekan ini tak memberikan klarifikasi.

Namun, sikap Tjahjo itu dikritik berbagai pihak.(Moh. Nadlir)


BACA - AHOKER DAN JOKOWER MESTI TAU - Ini Sosok Dibalik Nama Komnas Ham Yang Selalu Menyerang, PIGAI - selalu berbicara atas nama komnas ham padahal itu dari pigai

[ads-post]
SIAPA SEBENARNYA VERONIKA KOMAN LIAU - BY HANS SABASTIAN

VERONIKA KOMAN SUDAH TIDAK DI LBH - LBH yang Sekarang Tidak Terkait Dengan Keburukan VERONIKA, Tapi Komentar Komentar Veronika Dari Dulu Memang Selalu Kritisi Jokowi - Terbukti Bukan Ahoker Dan Jokower - Karena AHOKER DAN JOKOWER sepaket


Sempat beredar di media sosial, setelah hakim memvonis Ahok dua tahun, ada seorang wanita yang berorasi dengan sebuah kalimat-kalimat yang tidak sepantasnya dikeluarkan oleh para pendukung Ahok. Kalimat yang secara “keceplosan” diucapkan oleh VKL ini merupakan kalimat yang cenderung memprovokasi massa pendukung Ahok.

Hal itu dikarenakan dalam aksi demo tersebut, salah seorang perempuan melakukan orasi dan dengan lantang menilai vonis atas Ahok ini kesalahan Jokowi. Saya sudah menuliskan mengenai kesatuan antara Ahok dan Jokowi. Mereka satu paket, jadi jangan coba-coba ada orang yang mendukung Ahok untuk mencoba memisahkan kesatuan hati antara mereka berdua.

“Rezim Jokowi adalah rezim yang lebih parah dari rezim SBY…..,” – VKL

Hal ini tentu membuat banyak orang yang adalah pendukung Ahok menghentikan orasi yang tidak pantas tersebut. Setelah kalimat tersebut diucapkan, terlihat sekal bahwa VKL langsung canggung dan belepotan di dalam berbicara. VKL bukan pendukung Ahok. Karena sejatinya pendukung Ahok juga adalah pendukung Jokowi.

Pendukung Ahok yang sejati merupakan pendukung Jokowi. Kita tahu bahwa kedua orang ini adalah anak kandung dari Reformasi. Mereka berdua merupakan saudara kandung era Reformasi. Sayangnya, mereka ini lahirnya “prematur”.

Kedua anak kandung dari Reformasi lahir terlalu dini, dan terhimpit dengan orang-orang yang hanya ingin menjatuhkan Soeharto, untuk menjadikan pemerintahan Status Quo. Maka kita lihat saja Amien Rais yang pada saat itu dianggap sebagai pahlawan reformasi, ternyata ada agenda mempertahankan Status Quo-nya.



Produk-produk yang dilahirkan oleh Reformasi tidak ada yang terlalu baik. Anak reformasi itu sedikit yang baik. Lihat saja Adian Napitupulu, di dalam pertarungan pilpres 2014, ia begitu menghantam Prabowo. Namun ketika ia sudah mendapatkan kursi di DPR, ternyata hantaman nya beralih ke orang jujur dan bersih, yaitu Ahok dengan kasus-kasusnya. Akhirnya Adian diam seribu bahasa ketika Mbak Mega mencalonkan Ahok sebagai cagub 2017-2022. Lagi-lagi masalahnya adalah Status Quo yang ingin dipertahankan.

Hanya dua orang yang sekarang menjadi anak kandung reformasi, siapa lagi kalau bukan Ahok dan Jokowi? Ahok dan Jokowi sekarang semakin terjepit. Ahok sudah berada di penjara, karena ketegasan dan kehebatannya di dalam memperjuangkan dan menyelamatkan uang rakyat. Hanya saja kalimat-kalimat Ahok di Kepulauan Seribu dipolitisasi.

Maka tidak heran jika banyak orang yang kecewa kepada vonis hakim yang tidak berkekuatan hukum kuat, alias cacat. Namun rasanya tetap salah jika kita mengizinkan perempuan untuk menyatakan ketidak sukaannya dan berorasi di depan umum. Wanita berinisial VKL ini memiliki nama Veronica Koman.

Setelah saya menelisik lebih jauh lagi tentang orator kelas kecoak Veronica Koman, ternyata kekecewaannya bukan muncul karena vonis Ahok belaka. Apa yang diucapkan merupakan ungkapan kekesalannya kepada Presiden Joko Widodo sejak tahun 2016. Maka rasanya lebih pantas jika kita berkesimpulan bahwa Veronica Koman ini bukan pendukung Ahok, karena ia mengkritik Pak Dhe. Teori saya sesederhana itu. Sederhana bukan?

Wanita asal Papua ini merupakan seorang lulusan hukum dari universitas swasta mahal di Tangerang. Inisial dari universitas ini adalah UPH. Hahaha. Tentu semua orang tahu bahwa UPH adalah kependekan dari Universitas Pelita Harapan yang dimiliki oleh keluarga James Riady. Kampus ini memiliki fakultas hukum. Karena beberapa teman sepantaran saya berteman dengannya di Facebook.

Di dalam status Facebook-nya pada tahun 2016, ia mengkritisi kunjungan Pak Dhe ke Papua di dalam membangun pasar mama di Papua. Kutipannya seperti ini.

Perjuangan mama-mama Papua sudah dimulai sejak tahun 2003, Mei 2014, akhirnya Jokowi berjanji akan membangun pasar khusus mama-mama Papua. Jokowi menyatakan bahwa dalam waktu setahun pasar akan selesai, bahkan Jokowi berjanji tidak akan tahun baruan di Papua kalau pasar belum jadi. Buktinya? Jokowi tetap tahun baruan (di Papua) piknik di Raja Ampat dan melupakan mama-mama. Saya sedih melihat mama-mama Papua harus berjualan di jalan kena panas dan hujan. Mereka terpinggirkan oleh para pendatang yang lebih lihai berjualan. Mari dukung perjuangan mama-mama Papua! Jokowi, stop tipu-tipu! #BangunPasarMama – (Veronica Koman)

Jadi dari kesimpulan yang saya dapatkan dari kalimat yang pernah diucapkan oleh Veronica Koman, kita tentu tahu bahwa orasinya di depan para pendukung Ahok yang memojokkan Jokowi, merupakan pelampiasan dari kekesalan masa lalunya. Hmm.. Sudah Kuduga.. Mungkin lebih pantas kita sebut Veronica bukan pendukung Ahok, melainkan pendukung Prabowo?

Ini masalah keberpihakan.

Betul kan yang saya katakan?

Jika pembaca ingin melihat dan menikmati buah pemikiran saya yang lainnya, silakan klik link berikut: https://seword.com/author/hans-sebastian/

REF
  • http://www.tribunnews.com/nasional/2017/05/12/tjahjo-tetap-ngotot-tuntut-klarifikasi-pengkritik-jokowi?page=all
  • https://seword.com/politik/terungkap-vkl-fitnah-jokowi-bikin-mendagri-berang-ternyata-bukan-pendukung-ahok/


COMMENTS

GET APK

Kini Suarasosmed Tersedia Dalam Bentuk APK.. Tapi Tidak Menggunakan Google Play ( Karena Harus Berbayar ) Aplikasi Suara Sosmed Dapat Anda Unduh Menggunakan link Pihak Ketiga Dan Dapat Anda Install Manual Menggunakan Langkah Dibawah Ini ..
Semoga Suarasosmed Dapat SemakiN Dekat Dihati !!..



Loading...

BERITA LAINNYA$type=sticky$count=4$author=hide$readmore=hide

MATCHED CONTENT

Loading...
Name

Beritanya,5013,BLITAR,4,EKONOMI,246,INTERMEZO,636,INVESTIGASI,1,ISLAM,429,JAKARTA,135,Kejadian,708,KERJA,8,KORUPSI,27,KRIMINAL,523,KRISTEN,302,MITOS MITOS,17,OPINI,1278,Original,6,Pendidikan,73,Pintar,314,Politik,1390,TEKNOLOGI,2,TENTARA DUA,170,TENTARA SATU,238,TERORIS,11,VIRAL,554,WORLD,326,
ltr
item
Media Informasi Kita: SEBAR ! SIAPA VERONICA KOMAN LIAU ?? Jangan Salah Ini Bukan Ahoker Vs Ahoker !!
SEBAR ! SIAPA VERONICA KOMAN LIAU ?? Jangan Salah Ini Bukan Ahoker Vs Ahoker !!
WARTABALI.NET - Video yang diviralkan oleh kubu Sebelah mengenai orasi yang mana menyebutkan Rezim Jokowi Lebih Parah Dari rezim SBY ini sungguh menuai kritikan tajam, bagaimana bisa kubu Ahok berbentur dengan kubu Jokowi, padahal mereka adalah satu paket lengkap yang mana mestinya banyak orang paham, bahwa jika mereka berbentur itu pasti karena ulah politik yang ingin melemahkan citra mereka, dan ini tidak sampai disini, kasus Ahok dan lain lainnya adalah awal pertama, Mari kita simak keleluruhan
https://3.bp.blogspot.com/-oCQZE2mC4iA/WRXUm6ojvjI/AAAAAAAASkg/X67fi9mNpBo5S75yQqkJSZWq_rsYlVPwgCLcB/s640/%25C2%25A9Wartabali.net-05122017-01-12052017-tjahjo-kumolo_20170428_165611_New.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-oCQZE2mC4iA/WRXUm6ojvjI/AAAAAAAASkg/X67fi9mNpBo5S75yQqkJSZWq_rsYlVPwgCLcB/s72-c/%25C2%25A9Wartabali.net-05122017-01-12052017-tjahjo-kumolo_20170428_165611_New.jpg
Media Informasi Kita
https://www.suarasosmed.com/2017/05/sebar-siapa-veronica-koman-liau-jangan.html
https://www.suarasosmed.com/
https://www.suarasosmed.com/
https://www.suarasosmed.com/2017/05/sebar-siapa-veronica-koman-liau-jangan.html
true
2750526839367564764
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy